Oleh : B. Sugeng Trigiyatno, S.Ag
Kepala MAS Muro'atuddin Magetan
Tujuan hidup utama seorang muslim adalah KHUSNUL KHOTIMAH, jadi tidak ada gunanya Harta, Pangkat, Kehormatan, Kekayaan dan lain-lain yg sifatnya duniawi. Mengejar dunia tidak bisa berhenti jika tolok ukurnya hanya untuk mendapatkan kemuliaan di dunia.
Akan tetapi jika kita mempunyai tolok ukur AKHIRA, maka pasti yang diutamakan adalah Allah. Imbasnya nanti bagi orang yang mempunyai keimanan yang agak kuat, tidak peduli dicaci sebagai orang yang sok dan lain-lain, maka akan tercapai tujuannya. Sebagaimana caranya bisa mengajak orang berbuat baik yg diridhoi Allah SWT. Dengan jalan mencegah manusia untuk tidak begitu cinta dunia, karna jika sudah cinta dunia itu sangat berbahaya, fikirannya hanya akan terfokus pada keduniaan semata. Untuk itu marilah jadikan tolok ukur kita adalah Akhirat yang jembatannya adalah bagaimana bisa menggapai HUSNUL KHOTIMAH.
Mengenai keduniaan kita tawakal dan istiqomah saja, rezeqi, mati, jodoh, itu semua urusan Allah SWT. Apapun usaha kita itu tidak lepas dari jangkauanNya. Jadi percuma kita usaha banting tulang jika tidak sukses menggerutu. Yang penting kita sudah berbuat baik kepada sesama ikhtiar sudah kita lakukan, kita tinggal menunggu waktu yang Allah SWT janjikan.
Apapun bentuk ikhtiar kita dan Allah SWT berikan itulah jawabanNya, kita tinggal tawakal, menerima taqdir, ikthtiar lagi, berdoa, menambah ibadah dan lain-lain. Itu saja rutinitas kita. Kemewahan dunia bagi orang beriman bukan menjadi impian, yang menjadi impian kita satu satunya adalah HUSNUL KHOTIMAH. Semoga kita bisa meraihnya. Aamiin Ya Mujiibussailiin.



0 Comments