Fenomena phobia mungkin sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Dan ini sedang terjadi. Disaat wabah corona melanda ada beberapa barang-barang yang semula tidak begitu urgent menjadi sangat urgent. Banyak orang menjadi ketakutan tidak kebagian sehingga perlu membeli dalam skala besar dan dengan harga tak wajar pun akan dibeli. Salah satu yang menjadi primadona adalah masker. Masyarakat berbondong-bondong membeli masker, entah itu masker sekali pakai ataupun masker yang bisa dicuci ulang. Tidak heran pada akhirnya momentum ini dijadikan beberapa pihak untuk meraup keuntungan dengan menimbun barang sehingga menjadi langka di pasaran.
Dari fenomena tersebut kita bisa mengambil hikmah dari wabah corona.
Pertama masyarakat yang selama ini menyepelekan hal kecil menjadi kebiasaan baru yaitu lebih menjaga organ pernafasan dengan menggunakan masker. Menurut saya sah-sah saja dan memang masker bukan hanya untuk melindungi diri dari virus Corona saja. Kita bisa melindungi organ pernafasan dari debu-debu atau zat-zat lainnya yang berbahaya jika kita hirup terus menerus. Sebagai contoh saat berkendaraan. Khusus bagi pengendara sepeda motor bagi saya wajib memakai masker. Karena zat karbonmonoksida yang berasal dari pembakaran bahan bakar menjadi salah satu dari sekian bahan polusi yang dapat kita hirup. Bagi pengendara mobil pun sebaiknya juga tetap memakai masker saat berada di jalan. Selain menghindari zat polutan, masker juga berfungsi melindungi kulit dari paparan cahaya matahari. Sehingga kita pun juga ikhtiar agar terhindar dari kanker kulit.
Hikmah kedua, masyarakat lebih menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.
Yang ketiga tentu saja menciptakan peluang
rejeki bagi para pembuat masker. Saya fokuskan ke pembuat masker kain atau yang bisa dicuci ulang. Teman penjahit yang semula tidak bergerak membuat masker, pada akhirnya membludak mendapatkan order masker.
Masker dengan segala bentuk dan bahannya sekarang menjadi incaran masyarakat. Dengan masker, paling tidak selain kita terhindar dari penyebaran virus Corona juga melindungi diri dari kuman atau virus yang lain, yang mungkin sekali ada di sekitar kita.
Benarlah firman Allah " Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci Engkau, lindungilah kami dari adzab neraka" ( QS. Ali Imran: 191). Ketika Allah menciptakan virus Corona, banyak hal yang bisa kita ambil hikmah positifnya. Semoga dengan atau tanpa Corona masyarakat akan terus menjaga pola hidup sehat. Salam sehat, jangan lupa bahagia dengan tetap #DiRumahAja.



0 Comments